Checklist Pernikahan
Ubah persiapan besar menjadi tugas-tugas kecil yang lebih mudah dikerjakan. Tandai setiap tugas saat selesai.
Buka Checklist →Kenali setiap bagian dan mulai dari yang paling kamu butuhkan.
Wedding Planner dibuat supaya persiapan terasa lebih ringan. Pilih satu bagian, kerjakan sedikit demi sedikit, lalu kembali lagi kapan saja.
Ubah persiapan besar menjadi tugas-tugas kecil yang lebih mudah dikerjakan. Tandai setiap tugas saat selesai.
Buka Checklist →Tentukan target budget, catat kebutuhan biaya, lalu pantau tabungan yang sudah kamu catat dari waktu ke waktu.
Atur Budget →Simpan vendor yang kamu temukan supaya pilihan tempat, dekorasi, foto, catering, dan kebutuhan lain tetap rapi.
Kelola Vendor →Catat daftar tamu dan kelola informasi mereka agar persiapan undangan dan kebutuhan acara lebih terarah.
Kelola Tamu →Susun alur acara berdasarkan waktu sehingga kamu punya gambaran jelas tentang apa yang harus terjadi di hari pernikahan.
Susun Rundown →Buat daftar seserahan, catat kebutuhan, dan pantau mana yang sudah disiapkan agar tidak ada yang terlewat.
Catat Seserahan →Kalau baru mulai, kamu bisa isi Checklist terlebih dahulu. Setelah itu lanjut ke Budget, simpan Vendor, lalu rapikan Tamu dan Rundown menjelang hari H.
Kalau persiapan sudah berjalan, kamu bisa membuat undangan pernikahan digital di Dyundang dan membagikannya ke keluarga serta teman.